Bpk kawal harta negara bpk dan kesejahteraan rakyat peran bpk dalam mendorong akuntabilitas keuangan negara peran serta masyarakat dalam mengawal harta negara
BPK KAWAL HARTA NEGARA - UPAYA PENGEMBANGAN KUALITAS KEPERCAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM EDTETRA (Edukasi, Teliti, Dan Transparansi)
Assalamualaikum. wr. wb
salam hormat atas kalian semua
puji serta rasa syukur, saya panjatkan kehadirat allah Swt. karna berkat nikmatnya lah, penulis dapat menulis sebuah artikel ini dengan lancar dan tanpa hambatan.
REFRESH pikiran sejenak.
sebelum kita membahas serta membaca artikel ini lebih jauh lagi, alangkah baiknya kita baca dan simak cerita pendek ini terlebih dahulu. ini merupakan ilustrasi dari artikel yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini.
ini kisahnya>>>
Pada suatu hari, tepat nya di sebuah daerah, yang dapat dikatakan daerah tersebut merupakan daerah yang terpencil, dimana daerah tersebut bernama desa jujur. desa jujur ini merupakan desa yang dimana para masyarakatnya sudah mulai di tanamkan dan diterapkannya kebiasaan untuk saling jujur, baik terhadap seksama maupun kepada diri sendiri. baik anak-anak, remaja, ataupun orang tua, diwajibkan untuk mengakui setiap perbuataan dan mengedepankan sifat jujur. tidak peduli walaupun desanya tersebut tertinggal. asalkan akhlak dan imannya masih ada, maka mereka hidup bahagia.
dalam daerah tersebut terdapat sebuah sekolah, dimana sekolah tersebut bernama sekolah impian. disekolah tersebut terdapat 5 orang guru dan memiliki murid sebanyak 50 murid. dan salah satu murid tersebut bernama fian, sekarang fian duduk dikelas 2 SMK.
suatu ketika tepatnya. di hari senin, selepasnya mengikuti upacara bendera merah putih. fian dan teman-temannya masuk kedalam kelas. dan bersiap-siap untuk mengikuti pelajaran. waktu terus berjalan, dan 30 menit waktu telah berlalu. akhirnya orang yang ditunggu-tunggu datang juga, yaitu seorang guru akuntasi yang bernama ibu rini.
setelah ibu rini masuk ke dalam kelas. ibu rini tidak langsung memberikan mata pelajaran, tapi ibu rini langsung memberikan tugas kelompok kepana fian dan teman-temannya. apa tugasnya?? fian dan murid lainnya mulai bertanya-tanya, kira-kira apa tugas yang akan diberikan. tidak beberapa lama kemudian, ibu rini menjelaskan tentang tugas tersebut. jadi tugas tersebut adalah event organizer, dimana semua murid (satu kelas) harus membuat sebuah event kemanusiaan. apapun bentuknya. namun ibu tidak akan memberikan kalian uang se-peser pun untuk membuat event tersebut, dalam waktu satu bulan, acara tersebut harus sudah mulai terselenggarakan. Akhirnya fian dan teman-temannya berkumpul menjadi satu lingkaran, dan membahas tugas ini secara bersama-sama.
setelah ibu rini memberi tugas, kemudian ibu rini meninggalkan kelas. dan dalam waktu yang bersamaan fian dan teman-temannya melakukan diskusi yang panjang. Mereka kebingungan dengan tugas dari bu rini tersebut. Setelah berdiskusi panjang sekitar 1 jam lebih. Akhirnya mereka menemukan ide dan sepakat untuk membuat event yaitu santunan anak yatim. setelah menentukan ide apa yang akan di ambil. selanjutnya fian dan teman-temannya berdiskusi kembali. bagaimana cara memeka mendapatkan dana (uang) agar mereka dapat membuat dan melaksanakan event tersebut. akhirnya setelah berdiskusi panjang, ketemulah solusinya. yaitu dengan mencari donatur yang mau mendanai event tersebut. mereka mendatangi orang-orang kaya yang ada di daerah tersebut, dan juga mendatangi ketua RT dan RW untuk di ajukan proposal. keesokan harinya fian dan temannya mendatangi dan mengumpulkan dana tersebut. dan alhamdulillah, dana yang terkumpul adalah Rp. 2 000.000. ini melebihi target awal yang hanya membutuhkan 1.800.000 untuk 15 orang anak yatim. dan beberapa hari kemudian, mereka melaksanakan event tersebut.
1 bulan kemudian, fian dan teman-temannya melaksanakan santunan anak yatim tersebut, dan alhamdulillah acara tersebut dapat terlaksanakan secara baik dan lancar. namun timbul sebuah permasalahan kembali. mau di kemanakan sisa uangnya?? ada yang menjawab untuk makan-makan, bagi-bagi, dan ada juga yang dikembalikan. akhirnya setelah mereka berdiskusi,mereka memutuskan menggunakan uang tersebut untuk makan-makan.
satu minggu berlalu, tiba lah fian dan temannya pada mata pelajaran akuntansi. tidak lama kemudian, ibu rini masuk ke dalam kelas dan duduk di meja guru sambil tersenyum. dan bertanya, bagaimana tugas event kalian?? dengaantersenyum dan bahagia fian dan temannya menjawab," alhamdulillah bu, lancar" jawab murid. ok bagus, sekarang mana laporan pertanggung jawabannya??"tanya ibu rini. laporan bu,, laporan apahan bu? emang harus pake laporan?"tanya fian. tapikan kita udah sukses bu buat acara,!! iya, tapi ibu mau kalian lebih transparansi saja dalam pelaporannya, baik keuangannya dan lain sebagainya. kemudian fian bertanya lagi," lalu kita harus bagaimana bu? Bu rini menjawab," jadi begini anak-anak, kita sebagai manusia, apabila kita di berikan sebuah amanah, maka kita harus melaksanakannya dengan sebaik-baiknya. Apabila di amanah kan ini, maka kita harus melaksanakannya. Karna kalian melibatkan banyak pihak, diantaranya para donatur, para donatur sudah mempercayai kalian untuk dapat mengelola uang tersebut, maka perlu adanya sebuah pembuktian serta laporan. Diantaramya LPJ (lembar pertanggung jawaban). Ibu disini tidak semata-mata memerintah kalian. Tapi disini ibu juga bertugas mengawasi kalian, memantau , dan yang terakhir memeriksa serta mengevaluasi kalian. Oleh karena itu, berikanlah yang terbaik, apabila engkau di berikan amanah. Karna amanah itu berat. Baik kalo begitu kami akan buat laporannya bu, sebagai bentuk tanggung jawab kami dan bentuk transparansi dalam segala hal. "Jawab fian".
mungkin dari cerita diatas sudah dapat memahami sedikit gambaran tentang bagaimana tugas dan wewenang BPK
Note: cerita di atas adalah sebuah ilustrasi
Lalu bagaimana kenyataannya??? Dapat kita lihat di bawah ya sobat !!
Berbicara tentang BPK, pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. apa saja tugasnya, bagaimana amanahnya, dan apa perannya?? itu sudah bukan menjadi rahasia umum lagi.namun perlu diketahui. sebenarnya apa itu BPK??
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah satu lembaga negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.
jika melihat dari pengertiannya saja, kita sudah mengetahui bahwasanya BPK disini memiliki peran yang sangat luar biasa. karna BPK sendiri bersentuhan langsung dengan keuangan negara yang memang tidak terlepas dari transparansi keuangan negara dan kepercayaan masyarakat yang dibebankan kepada institusi tersebut.
Dalam UUD tahun 1945 bab VIIIA pasal 23E ini berbunyi "(1) Untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan satu Badan Pemeriksa Keuangan yang bebas dan mandiri. (2) Hasil pemeriksaan keuangan negara diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, sesuai dengan kewenangannya. (3) Hasil pemeriksaan tersebut ditindaklanjuti oleh lembaga perwakilan dan/atau badan sesuai dengan undang-undang".
selain amanah yang dibebankan kepada BPK ini terbilang amanah yang berat, namun perlu di ketahui juga bahwasanya BPK sendiri memiliki kedudukan yang penting, terutama dalam penyelenggaraan suatu negara yaitu sebagai pilar dari negara. dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
dengan adanya sebuah upaya dalam mengembangkan kualitas kepercayaan masyarakat terhadap institusi BPK. maka perlu adanya sebuah metode dalam meningkatkan kepercayaan tersebut, diantaranya bisa menggunakan program edtetra atau (edukasi, teliti, dan transparasi).
Baik, sebelum kita membahas tentang program edtetra, ada baiknya kita mengetahui apa saja tugas dan peran BPK dalam menjalankan operasionalnya.

dapat dilihat dari gambar diatas, bahwasanya BPK memiliki kegiatan operasonal atau tugas yang penting terhadap kemajuan indonesia. dimana kita dapat memantau serta mengevaluasi sebuah kinerja serta kondisi keuangan negara. adapun sistem kerja BPK diantaranya: (1) melakukan pemeriksaan keuangan negara. (2) hasil pemeriksaan di serahkan kepada DPR, DPRD,dan DPD. (3) melaporkan ke aparat penegak jika ditemukan unsur pidana. (4) memantau tindak lanjut pemeriksaan BPK.
dari alur sistem kerja BPK sendiri sudah sangat luar biasa, mengingat banyaknya instansi-instansi yang sudah di periksa oleh BPK sendiri hingga menghasilkan laporan yang sangat luar biasa. namun terkadang untuk mencapai sebuah kesempurnaan, perlu adanya upaya serta inovasi yang dilakukan oleh beberapa pihak dalam perbaikan kinerja. dan juga tidak menutup diri untuk menerima masukan dari pihak-pihak diluar instansi, seperti masyarakat dan lain sebagainya, kita bisa memberikan masukan tersebut yang baik dan dapat membangun sebuah motivasi, tidak ada salahnya kita sebagai instansi yang sudah berkembang menerima masukan tersebut.
baik, sekarang kita akan membahas tentang program "edtetra".
Berbicara tentang Edtetra, ini merupakan sebuah upaya yang bisa dilakukan oleh institusi BPK dalam meningkatkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap BPK sendiri. Yang diantaranya, BPK bisa menerapkan point-point edtetra ini seperti Edukasi, teliti, dan transparansi pada setiap operasinalnya.
Edtetra sendiri di desain agar masyarakat faham dan memberikan kepercayaan penuh terhadap pengelolaan keuangan negara, ini dapat memacu rasa aman dan nyaman terhadap sirkulasi keuangan yang berlaku.
Disamping tuntutan BPK untuk mengawal harta negara, disamping itu pula BPK wajib memberikan informasi yang se-detail mungkin terhadap masyarakat. Masyarakat membutuhkan kejelasan, agar tidak ada kesalah fahaman dan rasa suudzhon terhadap pihak-pihak tertentu.
Kembali ke pembahasan.
Berikut adalah point yang terkandung di dalam program " edtetra" ini, diantaranya adalah:
1. EDUKASI
Baik pada point pertama ini membahas tentang edukasi. Apakah penting Edukasi bagi masyarakat??
Tentu saja penting!!
Kenapa demikian,?
Ini dikarenakan, masyarakat tidak selama mengetahui apa konsep atau kegiatan yang dilakukan oleh instansi BPK, mungkin saja hanya segelintir orang saja yang mengetahuinya. Lalu bagaimana orang yang berada di daerah terpencil?? Apakah mereka tau?? Oleh karena itu, perlu adanya edukasi secara langsung terhadap masyarakat. Sebagai opsi, bisa melalui BPK goes to village, atau BPK on the car, dan lain sebagainya. Dan saya yakin, ini akan berjalan secara efektif dan efisien dalam mengedukasi masyarakat. Sehingga muncul pemerataan informasi baik yang akan dikelola ataupun yang sudaj dikelola.
Dan ini akan memaksa masyarakat, agar masyarakat lebih cerdas dan kritis dalam menerima informasi.
2. TELITI
dalam point ke dua pada program edtetra adalah Teliti, sebenenarnya pada point ke dua ini BPK pasti sudah melakukan dan melaksanakannya, saya yakin itu. tapi yang harus lebih di tekankan lagi adalah bahwasanya ada saja, bahkan bisa jadi ada banyak pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. yang rela mengeluarkan hartanya agar hasil laporan yang di periksa ini dapat keluar dengan status opini "wajar tanpa pengecualian" padahal sebenarnya tidak seperti itu. oleh karena itu perlu adanya pengawasan serta antisipasi dari pihak tertentu, khususnya dari pihak BPK agar lebih saffety lagi dalam menyikapi permasalahan tersebut. yang sebenarnya ini adalah masalah yang sepele jika kita lihat, akan tetapi akan memberikan efek yang sangat luar biasa terhadap negara.
selain itu juga BPK harus lebih jeli lagi dalam melihat dan memandang sebuah kasus, kendati demikian. BPK ini tidak sama dengan KPK, akan tetapi secara garis besar memiliki tugas dan amanah yang hampir sama, walaupun berbeda haluan. dan ini dapat dirasakan ketika suatu instansi tersebut dapat berkerja secara profesional.
3. TRANSPARANSI
Kemudian pada point ke 3 ini, lagi-lagi saya yakin bahwa BPK sendiri sudah melaksanakannya. Dan disini perlu adanya sebuah pembentukan karakter masyarakat. Dimana masyarakat harus benar-benar faham dengan apa yang dikerjakan dan apa yang dihasilkan oleh BPK. Namun dengan apa caranya?? Yaitu dengan transparansi sejelas jelasnya.
Mari coba kita lihat sekarang, atau kemarin, atau minggu kemarin, atau bulan kemarin, atau tahun kemarin. Apakah sudah mayoritas orang yang mengetahui hasil pemeriksaan keuangan negara?? Apakah masyarakat sudah banyak yang mengetahui, berapa harta negara saat ini?? Dan apakah masyarakat tau, kemana saja harta negara dikelola atau di alokasikan?? Itu semua adalah pertanyaan biasa yang sudah biasa di lontarkan oleh masyarakat itu sendiri. Karna memang, masyarakat sendiri memiliki watak dan juga wawasan yang berbeda-beda dan sinilah BPK memiliki peran, selain memeriksa harta negara, juga BPK berkewajiban untuk mempublikasikan secara transparansi kepada masyarakat. Dan BPK juga perlu memastikan, apakah masyarakat indonesia tanpa terkecuali sudah menerima informasi tersebut, atau hanya segelintir orang yang tau, maka perlu adanya pendistribusian informasi yang baik juga di imbangi dengan konsep transparansi yang sistematis. Agar terciptanya rasa kepercayaan masyarakat terhadap BPK.
Dengan demikian sebuah stimulasi disini sangat di butuhkan. Disamping BPK sudah beroperasional sangat luar biasa sekali. Perlu adanya sebuah upaya-upaya lagi, agar dapat membuat BPK ini semakin konsisten dalam melakukan kegiatannya. Juga sebagai sumber kepercayaan atas amanah yang diberikan kepadanya.
Ok baik, mungkin ini adalah sebuah tulisan sederhana yang telah dituliskan, tapi banyak harapan saya terhadap BPK untuk kemajuan negara ini. Indonesia perlu adanya orang-orang tegas, jujur, berani mengambil keputusan dan berani menolak apa yang salah. Karna pada dasarnya, hitam adalah hitam, dan putih adalah putih. Maka katakan tidak bila itu salah. Maka jangan sia siakan kepercayaan rakyat banyak terhadap BPK, selain rakyat memberikan kepercayaan penuh terhadap BPK, rakyat juga harus selalu mendorong dan mensupport setiap kegiatan yang dilakukan BPK. Harus ada feedback dan saling memotivasi satu sama lain, agar terciptanya indonesia yang lebih baik.
Profesional itu pasti..
Jujur adalah keharusan..
Mari kita kawal harta negara bersama-sama..
Jangan ada dari kita yang saling menjatuhkan..
Karna saling menjatuhkan itu bukan indonesia..
Indonesia itu bersatu kita teguh..
Bercerai kita runtuh..
Harta negara adalah milik kita bersama..
Sudah sewajarnya kita mengetahuinya..
Harta negara adalah milik bersama..
Yang kelak akan dirasakan anak cucu kita..
Harta negara adalah milik kita bersama..
Yang kelak akan diminta pertanggung jawabannya..
Indonesia itu kaya..
Kaya harta, jiwa, etika, dan moral..
Maka jangan rusak itu semua..
Karna kita yakin, tuhan tau apa yang kita lakukan..
Catatan : artikel ini banyak berisi tentang masukan dan saran, apabila ada kesalahan kata maupun bahasa, saya mohon di buka kan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Sekian dari saya, besar harapan saya dapat melihat BPK selalu konsisten dalam menebar kebaikan dan menebar manfaat bagi seluruh rakyat indonesia.
Jaya terus BPK
Jaya terus indonesia
Indonesia itu kita
Jujur adalah indonesia
Wassalamualaikum wr.wb
Sumber:






Tidak ada komentar:
Posting Komentar