Minggu, 29 April 2018

PUISI SEDERHANA - Dimana Tombak Perdamaian Itu??


DIMANA TOMBAK PERDAMAIAN ITU?




Damai
Ketika membayangkan kata yang singkat ini
Terbesit dalam hati kecil yang bimbang
Apakah makna yang tersirat di dalamnya?
Apakah aku bisa menjawabnya di dunia ini?
Mungkin banyak dari kita yang beranggapan ini adalah kata yang biasa
Hanya sebuah kata, yang tak berarti apa-apa
Namun ketahuilah wahai saudara ku
Damai itu dari hati yang suci dan pikiran yang jernih
Dan orang yang ikhlas lah, yang dapat merasakan kedamaian ini

Damai oh damai
Banyak hal yang harus ku korbankan untuk dapat memahami mu
Jiwa raga ku, ku persembahkan untuk mu
Pikiran ku, ku fokus hanya kepada mu
Rasa egois ku, ku abaikan demi cahaya mu
Harta ku, ku serahkan semuanya hanya untuk mu
Dan semua yang ku miliki di dunia ini
Hanya untuk dapat merasakan apa itu rasa damai?
Apa itu ketentraman?
Dan apa itu kenyamanan?

Damai
Kau hadir dari hal yang terkecil dalam hidup ini
Dimulai dari tersenyum dengan seksama manusia
Bertutur sapa dengan sanak saudara
Tumbuh bersama dari hal yang sederhana
Merasakan rasa senang, sedih, dan gundah bersama
Tak mudah untuk menyatukan mu
Dengan sentuhan rasa kasih sayang pada hatimu
Ku yakin Kita akan dapat merasakan semua itu
Karna Damai itu indah, jika kita bersatu

Ketika ku bertanya kepada semesta
Dimana aku bisa mendapatkan kedamaian itu?
Apakah tuhan menyediakannya?
Apakah harus ku cari sendiri perdamaian itu?
Mungkin aku lemah dalam melakukannya
Mungkin aku tidak menyadarinya
Karna sesungguhnya, kedamaian itu ada
Ada di sekeliling kita
Ada di dekat kita
Bahkan ada pada diri kita

Negara ku
Kau tombak perdamaian ku
Kau panutan bagi diri ku dan anak cucu ku
Kau memberikan ku harapan, akan arti perdamaian
Kau mencontohkan kepada ku
Mengajari ku sedikit demi sedikit apa itu perdamaian sejati
Bahkan engkau memberikan contoh yang nyata kepada ku
Tentang apa itu perdamaian suatu Negara dengan Negara lainnya
Mungkin itu sederhana untuk kalian
Akan tetapi sangat berarti untuk diri yang bimbang ini.

Negara ku
Kau memberikan kepada ku secerca harapan
Harapan yang selama ini telah hilang
Harapan yang mungkin orang lain belum merasakannya
Harapan yang hanya orang tertentu saja yang menginginkannya
Dan hanya orang tertentu saja lah yang bisa merasakannya
Lewat kata ini ku tuliskan dari hati
Harapan seorang pencari jati diri
Seseorang yang hanya menginginkan satu hal
            Yaitu sebuah perdamaian di negeri ini.

            (Adam Firdaus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar